Selasa, 12 Juni 2012

Program Java Perhitungan Daging kurban


import java.util.Scanner;
public class agung{
            public static void main(String[]args){
                        char ulang;
                        Scanner scn = new Scanner(System.in);
                        Scanner in = new Scanner(System.in);

                        do {
                        System.out.println("*******************************************************");
                        System.out.println("***Program Perhitungan Daging kurban***");
                        System.out.println("*******************************************************");
                        System.out.print("Total Daging: ");
                        int d = scn.nextInt();
                        System.out.print("Mustahiq : ");
                        int o = scn.nextInt();
                        double orgkurban;
                        orgkurban = (d*1.0)/3.0;
                        double mZakat;
                        mZakat = ((d*2.0)/3.0)/o;
                       
                        System.out.println("Total Daging kurban: " + d + " Kg");
                        System.out.println("Total Mustahiq: " + o + " Orang");
                        System.out.println("Orang yang berzakat: " + orgkurban + " Kg");
                        System.out.println("Mustahiq Zakat: " + mZakat + " Kg");
                                        System.out.print("Apakah Anda Akan Mengulang (Y/T) ? ");
                        ulang= in.next().charAt(0);
                        }
                        while (ulang=='Y' || ulang =='y');
            }
}

Sabtu, 02 Juni 2012

corat-coret wanita berjilbab.,.,ckckck

Silahkan Dibaca ..
inilah beberapa pertanyaan yang sering kau temukan dizaman sekarang ini ..

1. sy nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | "lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung"

2. tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | "yang besar2 itu semua awalnya kecil yg diremehkan"

3. yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | "trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?"

4. kerudungan belum tentu baik | "betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang... (isi sendiri)"

5. sy kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | "so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"

6. artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! | "yup, ciri hati yg baik adl kerudungin kepala dan tutup aurat"

7. kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? | "kalo nggak kerudungan dan maksiat dosanya malah 2"

8. kerudungan itu buat aku nggak bebas! | "oh, berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu membebaskan ya?"

9. aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! | "nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah"

10. kalo aku pake kerudung, nggak ada yang mau sama aku!? | "banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok"

11. kalo calon suamiku gak suka gimana? | "berarti dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin dibelakangmu dia jujur?"

12. susah cari kerja kalo pake kerudung! | "lalu membantah perintah Allah demi kerja? emang yang kasi rizki siapa sih? bos atau Allah?"

13. ngapa sih agama cuma diliat dari kerudung dan jilbab? | "sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh"

14. aku nggak mau diperbudak pakaian arab! | "ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu gak pake kerudung dan jilbab"

15. kerudung jilbab cuma akal2an lelaki menindas wanita | "perasaan yg adain miss universe laki2 deh, yg larang jilbab di prancis jg laki2"

16. aku nggak mau dikendalikan orang ttg apa yg harus aku pake! | "sayangnya sudah begitu, tv, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu"

17. kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean | "jutaan orang pake kerudung, nggak ada keluhan begitu, mitos aja"

18. apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?! | "katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang laen..."

19. kerudng dan jilbab kan nggak gaul?! | "lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah?"

20. aku belum pengalaman pake jilbab! | "pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul"

21. aku belum siap pake kerudung | "kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear"

22. mamaku bilang jangan terlalu fanatik! | "bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya"

23. aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju! | "bukankah itu perubahan baik?"

24. itu kan nggak wajib dalam Islam!? | "kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat?"

25. kasi aku waktu supaya aku yakin kerudungan dulu | "yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah mau mendekat, yakin deh"

Rabu, 30 Mei 2012

BELAJAR DATABASE ORACLE

Soal1A
Buatlah skema database dari kasus penjualan barang minimarket ‘’x” dengan gudang dan owner sebagian stakeholder system,sertakan asumsi dalam penyelsaian








2.buatlah tablespace dengan nama “UASnim”



3.Buatlah User UAS nama password:nama







4.Buatlah table dengan relasi berdasarkan skema database yang telah kalian buat.










5. buatlah PL/SQL untuk mencari luas segitiga dengan pengguna exception




Minggu, 13 Mei 2012

fungsi grafika dan visualisasi pada teknologi komputer

Grafika computer adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.

Visualisasi adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram atau animasi untuk penampilan suatu informasi. Secara umum, visualisasi dalam bentuk gambar baik yang bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal sejak awal dari peradaban manusia. Contohnya adalah lukisan-lukisan pada zaman dulu.

Pada saat ini visualisasi telah berkembang dan banyak dipakai untuk keperluan ilmu pengetahuan, rekayasa, visualisasi disain produk, pendidikan, multimedia interaktif, kedokteran, dll. Pemakaian dari grafika komputer merupakan perkembangan penting dalam dunia visualisasi. Perkembangan bidang animasi juga telah membantu banyak dalam bidang visualisasi yang lebih kompleks dan canggih.

Jadi, kesimpulannya bahwa Grafika dan Visalisai itu sangat banyak sekali fungsinya bagi kehidupan kita, terutama dalam bidang teknologi komputer.

Selasa, 08 Mei 2012

 CARA BELAJAR VISUAL BASIC 6.0

 
Ditinjau dari segi teknik pemrograman yang dikembangkan bahwa pemrograman visual menggunakan teknik Top Down. Maksudnya adalah bahwa bentuk tampilan program dirancang (dapat dilihat) terlebih dahulu baru melakukan penulisan kode program. Penulisan kode program berdasarkan Event-Driven (pengendalian kejadian).

Pemrograman Visual bekerja pada sistem operasi Windows. Pemrograman yang bekerja pada sistem Operasi Windows juga disebut pemrograman berbasis grafis. Dikenal istilah GUI (Graphical User Interface)


A. Langkah-langkah Dalam Pemrograman Visual


1. Menyusun Komponen Tampilan (kontrol-kontrol program)


Menempatkan kebutuhan tampilan program pada area yang disebut form.


1. Mengatur Properties


Menetapkan aturan untuk masing-masing komponen/kontrol program. Walaupun banyak properties yang dimiliki oleh setiap komponen tidak harus semuanya yang perlu ditetapkan. Bila tidak melakukan perubahan maka yang dipakai adalah nilai default.


Default adalah nilai yang digunakan jika Anda tidak mengetik nilai yang berbeda.


1. Membuat Kode Program


Menuliskan sintaks atau perintah-perintah yang sesuai berdasarkan keinginan atau tujuan.


Penulisan kode program pada pemrograman visual adalah berdasarkan event/kejadian.


B. Aplikasi Dalam Pemrograman Visual


Sebuah aplikasi dapat dibangun dengan sebuah project yang terdiri dari berbagai komponen tergantung dari pemrograman yang digunakan.


Jika menggunakan pemrograman Visual Basic, aplikasi terdiri dari sebuah project yang di dalamnya terdapat : Modul, Form, Report, dll. Jika menggunakan pemrograman Visual FoxPro aplikasi terdiri dari sebuah project yang di dalamnya terdapat : Data (database, free table, query), Dokument (form, report, dan label), Classes, Code (program utama), Other (menu, dan file-file yang lain).


PENGENALAN VISUAL BASIC


A. Mengenal Visual Basic


Microsoft Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat palikasi Windows yang berbasis grafis (GUI – Graphical User Interface).


Visual Basic merupakan event-driven programming (pemrograman terkendali kejadian) artinya program menunggu sampai adanya respon dari pemakai berupa event/kejadian tertentu (tombol diklik, menu dipilih, dan lain-lain). Ketika event terdeteksi, kode yang berhubungan dengan event (prosedur event) akan dijalankan.


B. Sejarah Singkat Visual Basic


Berikut ini adalah point-point penting dalam sejarah perkembangan Visual Basic, sebagai berikut :


1. Visual Basic pertama kali diperkenalkan tahun 1991.


2. Berikutnya dirilis Visual Basic 3.0 tahun 1993.


3. Visual Basic 4.0 dirilis pada akhir tahun 1995 (tambahan dukungan untuk aplikasi 32 bit).


4. Visual Basic terbaru adalah versi 6.0 yang dirilis pada akhir tahun 1998.


Microsoft umumnya membuat tiga edisi Visual Basic yaitu :


· Standard Edition merupakan produk dasar.


· Profesional Edition berisi tambahan Microsoft Jet Data Access Engine (database) dan pembuatan server OLE automation.


· Enterprise Edition adalah edisi client-server.


C. Jenis File Pada Visual Basic


Proyek merupakan cikal bakal dari aplikasi dan terdiri dari beberapa file yang saling terkait satu sama lain, file-file tersebut mempunyai ekstensi yang berbeda-beda sesuai dengan isi dan fungsinya. Sebuah Proyek dapat terdiri atas:


a. File. VBF untuk tiap proyek


b. File FRM untuk tiap form aplikasi pada sebuah proyek.


c. File. VBX atau OCX untuk tiap custom pada sebuah proyek.


d. File. BAS untuk tiap modul standar pada proyek.


e. File CLS untuk tiap modul class pada sebuah proyek.


f. File. FRX untuk tiap form pada sebuah proyek yang memiliki control berproperti menggunakan data binary.


g. File. RES yaitu sebuah resource file pada sebuah proyek.


Dalam hal ini tidak perlu membuat seluruh file di atas. Karena apa saja yang dibutuhkan tergantung dari proyek yang sedang dikerjakan.


D. Komponen Pada Visual Basic


Komponen-komponen yang sering dipakai diantaranya:


a. Modul Form (File berekstensi .FRM).


Merupakan kumpulan form yang berisi deskripsi secara grafis mengenai tampilan serta kontrol yang digunakan dalam sebuah proyek. Termasuk di dalamnya pengaturan properti yang digunakan oleh masing-masing kontrol. Disampimg itu rutin yang ditulis untuk masing-masing obyek pada form juga tersimpan pada file ini. Untuk aplikasi yang terdiri dari banyak form, masing-masing form tersimpan dalam sebuah file berekstensi.FRM.


b. Modul Class (File Berekstensi .CLS)


Fungsinya sama dengan modul form tetapi terlihat dalam bentuk tampilan. Melalui modul ini bisa dicoba membuat sendiri obyek yang ingin ditampilkan. Masing-masing obyek yang dibuat harus mempunyai properti dan modul tersendiri.


c. Modul Standar (File berekstensi. BAS).


Modul ini berisi deklarasi tipe, konstanta, variabel eksternal procedure (prosedur yang menangani kejadian) dan public procedure. Biasanya file ini berisikan perhitungan atau logika yang kompleks.


d. File Recourse(File berekstensi.RES).


File ini berisi bitmap, text string, atau data lainnya yang dapat diubah tanpa perlu mengedit kembali rutin. Biasanya file ini digunakan untuk mengubah bahasa pada user interface alokasi untuk pemakai berbahasa asing (selain yang digunakan oleh si pembuat aplikasi).


e. OLE Custom Control dan Insertable Objects (File berekstensi. OCX)


File ini berisi custom dan Insertable Objects yang ditambahkan pada proyek anda.


f. VBX Custom Controls (File berekstensi. VBX).


Sama dengan file berekstensi .OCX namun hanya digunakan pada Visual Basic 4.0 versi 16 bit.


^^.,.. ERD pembuatan sistem aplikasi laundry..,^^






Kamis, 16 Desember 2010

GERAK ROKET


Bagaimanakah prinsip kerja roket yang diluncurkan ke luar angkasa ? di luar angkasa tidak udara, tapi mengapa roket bisa bergerak ? helikopter atau pesawat terbang bisa bergerak di udara karena terdapat baling-baling yang menggerakan udara, sedangkan roket bisa bergerak di luar angkasa (ruang hampa udara ?)
Konsep dasar peluncuran roket sama dengan percobaan balon yang meluncur ke atas. Roket memberikan gaya aksi yang sangat besar kepada gas dengan mendorong gas keluar dan gas tersebut memberikan gaya reaksi yang sama besar, dengan mendorong roket ke atas. Gaya dorong yang diberikan gas kepada roket sama besar dengan gaya yang diberikan roket kepada gas, hanya arahnya berlawanan. Roket mendorong gas ke bawah, gas mendorong roket ke atas.

Bagaimanakah dengan pesawat jet ? pesawat jet juga menggunakan konsep hukum III Newton. Mesin pesawat jet memberikan gaya aksi dengan menyemburkan gas keluar lewat belakang pesawat, dan gas tersebut memberikan gaya reaksi dengan mendorong pesawat jet ke depan. Gaya dorong yang dilakukan oleh mesin pesawat jet terhadap gas sangat besar sehingga gas juga mendorong pesawat jet dengan gaya yang sangat besar. Mesin pesawat jet mendorong gas ke belakang, gas mendorong pesawat jet ke depan. Jadi arah gaya berlawanan, tapi besar gaya sama. Pesawat jet bergerak horisontal alias mendatar, sedangkan roket bergerak vertikal alias tegak lurus permukaan bumi. 

Pada awal perkembangan roket, roket digerakan dari hasil pembakaran bahan bakar minyak gas dan oksigen cair, untuk menghasilkan gas panas yang meledak ke bawah dan mendorong roket ke atas. Untuk roket V-2 yang dikembangkan Hitler,
menggunakan turbin uap untuk memompa alkohol dan oksigen cair ke dalam ruang bakar yang menghasilkan ledakan beruntun yang mendorong roket ke atas. Prinsip kerja roket merupakan penerapan dari Hukum Newton III tentang gerak, dimana energi panas diubah menjadi energi gerak.
Prinsip kerja dari roket berbahan bakar cair dan padat sama, di mana hasil pembakaran menghasilkan gaya dorong ke atas. Kelebihan dari roket berbahan bakar padat mampu menyimpan bahan bakar dengan dengan jumlah besar untuk ruang penyimpanan yang sama, karena telah dipadatkan, sedangkan bahan bakar cair tidak bisa dimampatkan.

metoda Uji peluncuran roket memerlu kan analisa pengukuran kecepatan gerak roket pada saat meluncur awal dari peluncur. Sensor yang digunakan adalah high speed video kamera dengan cepatan maksimu m 1000 frame tiap detik (1000 fps). Perubahan posisi dari objek yang digunakan sebagai acuan gerak diproses pada masing-masing frame untuk memperoleh kecepatan dan percepatan roket. Kekurangan metoda ini adalah hanya dapat mengukur sampai objek yang dideteksi masih dapat dikenali dengan jelas. Keuntungan cara ini adalah tanpa menempatkan sensor pada muatan roket serta telemetri tidak diperlukan. Dalam tulisan ini membahas metoda dan hasil perh itungan kecepa tan roket RX150 LAPAN pada saat peluncura n di Pamengpeuk Jawa Ba rat. Hasil pengukuran menunjukan kecepatan roket mencapai 17 m/detik dalam waktu sekita r 0.45 detik dari awal. Kata kunci: High speed video camera, kecepatan ro ket, image processing, remote sensing 

Pada momentum berlaku :
F = tpΔΔ
F.Δt = p sesudah gas keluar – p sebelum gas keluar
= (m-dm)(v+dv) +vIdm – mv
= mv+mdv-vdm-dmdv+vIdm-mv
= mdv +dm(vI –v), karena dmdv mendekati nol

vr = vI – v
vI = vr + v
sehingga :
F.Δt = mdv +dm(vr + v –v)
= mdv + vr dm
dtmdv = F - vrdtdm 
Secara matematis besarnya gaya dorong dapat ditulis sebagai
F = vr . dtdm
F = gaya dorong (newton)
vr = kecepatan semburan gas relatif terhadap roket (m/s)
dtdm = laju massa gas buang (kg/s) 
Jika masa roket mula-mula mo dan kecepatan awal vo = 0, setelah bahan bakar roket habis massa roket ma, serta kecepatan roket va, maka secara matematis hubungan besar-besaran tersebut adalah
ma = moravve−
 
 

Rabu, 08 Desember 2010

USAHA DAN ENERGI

Energi


Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lain, tetapi energinya tetap kekal.

Secara umum energy dapat dibedakan dalam berbagai bentuk yaitu energy potensial, energy kinetic, energy kalor, energy cahaya, energy nuklir dan energy murni. Energi potensial adalah energy yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya. Energi potensial ini meliputi energy potensial gravitasi, energy potensial elastis, energy potensial kimia, energy potensial nuklir, dan energy potensial listrik.

Energi potensial gravitasi dimiliki oleh benda yang berada pada ketinggian tertentu dari permukaan tanah, sebagai contoh, air danau dipegunungan atau air didalam waduk yang tinggi. Jika air tersebut diberi kesempatan untuk jatuh (terjun), maka air tersebut dapat memutar turbin. Sedangkan energy potensial elastic dimiliki oleh suatu benda karena dalam keadaan diregangkan atau dimampatkan, sebagai contoh, busur panah yang berada dalam keadaan diregangkan apabila dilepaskan akan mampu melemparkan anak panah.

EP = energy potensial gravitasi (Joule) Energi Potensial Gravitasi

Energi potensial ini berpotensi untuk melakukan usaha dengan cara mengubah ketinggian. Semakin tinggi kedudukan suatu benda dari bidang acuan, semakinbesar pula energy potensial gravitasinya. Usaha untuk mengangkat benda setinggi h adalah

W = Fs = mgh

Dengan demikian, pada ketinggian h benda mamiliki energy potensial gravitasi, yaitu kemampuan untuk melakukan usaha sebesar W = mgh. Jadi, energy potensial gravitasi dapat dirumuskan sebagai

EP = mgh

Dengan :

m  = massa benda (kg)
g   = percepatan gravitasi (m/s2)
h   = ketinggian benda dari bidang acuan (m)

Energi Kinetik

Usaha yang dilakukan oleh suatu gaya pada benda terkait dengan perpindahan benda, yaitu perubahan posisi benda. Usaha ini akan memberikan tambahan energy pada suatu benda yang disebut energy kinetic, yaitu energy yang dimiliki oleh suatu benda karena geraknya. Untuk menghitung besar energy kinetic dengan menggabungkan rumus usaha W = Fs, rumus GLBB untuk kecepatan awal V2 = 2as, dan hukum II Newton F = ma.

W = Fs = (ma)(V2/2a) = 1/2 mv²

Usaha sebesar W =  mv² ini merupakan usaha yang diperlukan untuk menghasilkan perubahan kelajuan benda, yang berarti sama dengan bessarnya energy kinetic yang dimiliki benda pada saat kelajuannya sama dengan v. Dengan demikian, energy kinetic dapat dirumuskan sebagai

EK = 1/2 mv²

Dengan :
EK = energy kinetic (joule)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)


Kekekalan Energi

Bunyi hukum kekekalan energy, “ Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk energy lain”.

Ebensin  Ekimia  Egerak
Emekanik = EK +EP

Emekanik = konstan (kekal), selama tidak ada gaya dari luar.


Usaha


Dalam fisika, usaha berkaitan dengan suatu perubahan. Seperti kita ketahui, gaya dapat menghasilkan perubahan. Apabila gaya bekerja pada benda yang diam , benda tersebut bisa berubah posisinya. Sedangkan bila gaya bekerja pada benda yang bergerak, benda tersebut bisa berubah kecepatannya.

Usaha yang dilakukan oleh suatu gaya adalah hasil kali antara komponen gaya yang segaris dengan perpindahan dengan besarnya perpindahan. Usaha juga bisa didefinisikan sebagai suatu besaran scalar yang di akibatkan oleh gaya yang bekerja sepanjang lintasan.

Misalkan suatu gaya konstan F yang bekerja pada suatu benda menyebabkan benda berpindah sejauh s dan tidak searah dengan arah gaya F, seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Komponen gaya yang segaris dengan perpindahan adalah Fx = F cos α.

W = Fx . s = (F cos α) . s = Fs cos α
 
dengan :
W = Usaha (joule = J)
F  = gaya (N)
s  = perpindahan (m)
α  = sudut antara F dan s (derajat atau radian)

HUBUNGAN USAHA DAN ENERGI

Usaha dan Energi Kinetik

Usaha yang dilakukan suatu gaya dapat mengubah energy kinetik benda.
W = ∆EK = ½ mv²akhir – ½ mv²awal
Catatan : Benda bergerak pada bidang datar atau ketinggian benda tetap.
Pembuktian rumus di atas:

Jika gaya F selalu tetap, maka percepatan a akan tetap juga, sehingga untuk a yang tetap

W1–>2 = ∫1² F(s) . ds
          = ∫1² m dv/dt . ds
          = ∫1² mdv . ds/dt
          = ∫1² mv . dv
          = ∫1² mvdv
          = ½ mv2 |12  –> menggunakan perhitungan integral
          = ½ mv2akhir  - ½ mv2awal


GERAK HARMONIK

Gerak harmonic adalah gerak periodic yang memiliki persamaan gerak sebagi fungsi waktu berbentuk sinusoidal. Gerak harmonic sederhana didefinisikan sebagai gerak harmonic yangdipengaruhi oleh gaya yang arahnya selalu menuju ke titik seimbang dan besarnya sebanding dengan simpangannya.

Periode dan Frekuensi

Periode menyatakan waktu yang diperlukan untuk melakukan satu siklus gerak harmonic, sedangkan frekuensi menyatakan jumlah siklus gerak harmonic yang terjadi tiap satuan waktu.

∑F = ma
ky = mw2y
k = mw2
mengingat bahwa w = 2π/T, maka
k = m (2π/T)2
T = 2π √m/k
Karena f = 1/T, maka diperoleh :
F = 1/2π √k/m

Dari persamaan di atas menyatakan bahwa periode dan frekuensi gerak harmonic pada pegas hanya bergantung pada massa benda dan konstanta gaya pegas.



PEMBUKTIAN RUMUS

 W = F.S = ∆EK = ½ mv2 akhir. ½ mv2 awal



W = CA∫B F.dr = CA∫B m. dv/di.dr

= CA∫B mdv.v = CA∫B ½ md (v2)

= ½ MV2 B – ½ MV2A

=KB - KA